Kamis, 30 Desember 2010

Tulang rusukku tak akan tertukar

“aku akan ta’aruf dengan cewek ketika sudah mapan”

“untuk apa katakan itu skrg?... Jika belum siap adalah jawabannya, lalu mengapa harus katakan rencana tersebut? Tak tahu kah, kalimat itu menggoyahkan kekokohan iman yang susah payah aku bangun.”

Ketika kamu mengatakan: “aku ingin jaga hati aku untuk ta’aruf dengan seorang wanita nanti”

“Lantas, apakah dengan kamu berkata seperti itu, lalu prilaku kamu yang sering menelfon aku itu tidak berarti mengotori hati?. Kamu memang sudah seharusnya menjaga hati, hingga tiba saatnya nanti untuk kamu berikan seutuhnya kepada laki-laki yang berhak.”

Ketika kamu mengatakan: “hati hati, di sana.. jaga diri baik baik..”

“Bukannya aku tidak suka diperhatikan dan dijaga, tapi cukuplah Allah yang akan menjagaku..Bukankah Allah adalah sebaik-baik Pelindung?”

Ketika kamu mengatakan: “aku harap tidak ta’aruf dengan orang lain sebelum aku”

“Aku tidak bisa menjanjikan apapun, karena aku tidak tau apa yang akan terjadi nanti..”

Sebuah ibroh,

Wahai perempuan, jika datang kepadamu laki-laki baik-baik yang melamarmu, maka bisa jadi dialah pangeranmu.

Wahai laki-laki, jika gadis pujaanmu telah dikhitbah laki-laki lain, maka ikhlaskanlah. Bisa jadi dia bukanlah bidadarimu.

"Perempuan-perempuan yang keji adalah untuk yang keji pula dan laki-laki yang keji untuk wanita-wanita yang keji, sedangkan wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik juga diperuntukkan bagi perempuan-perempuan yang baik….” (QS.24:26)"

Maka jika nantinya kita tidak berjodoh, mungkin aku tak cukup baik untukmu, pasti ada lelaki lain yang lebih baik untukmu.. Dan yakinlah, jika memang aku adalah pasangan dari tulang rusukmu, maka tanpa kamu minta untuk tidak ta’aruf dengan orang lainpun, aku akan tetap menjadi pendampingmu..

Karena aku yakin TULANG RUSUKKU TAKKAN TERTUKAR

Sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar